Waktu
Dibekukan derasnya air kehidupan
Aku termenung menjalaninya
Sepi dan ramai kuhadiri
Aku terombang ambing di dalamnya
Ramaiku membuatnya sepi
Sepiku membuatnya ramai
Inilah kehidupanku
Aku jalani hari-hari berlalu
Detik dan menit menyelaku
Suara jarum jam mulai cepat
Aku tergesa-gesa
Dijebak waktu yang harus tepat
Mengais sedikit sisa waktu
Mencari sedikit keluangan
Wahai sang penunggu waktu
Masih sabarkah engkau menunggu
Disini saja ku lelah mengejarmu
Mencoba berlari tapi ku terus terkejar
Waktu selalu mencari jalannya
Mencoba menghimpitku dari segala arah
Tertekan diri ini selalu diserang
Aku si pengemis waktu luang
Yang selalu mencoba mencari jalan
Jalan tak kutemukan
Aku temukan cara yang lain
Membeli waktu yang kosong
Membebaskan diri dari ikatan
Waktu tak lagi berarti
NB:
Ditulis sekitar tahun 2015-2016 di kelas 2EB30 ruang J1, terinsipirasi ketika dosen sedang menerangkan materi di papan tulis, maka lahirlah kata-kata tersebut dalam waktu yang singkat.
Aku termenung menjalaninya
Sepi dan ramai kuhadiri
Aku terombang ambing di dalamnya
Ramaiku membuatnya sepi
Sepiku membuatnya ramai
Inilah kehidupanku
Aku jalani hari-hari berlalu
Detik dan menit menyelaku
Suara jarum jam mulai cepat
Aku tergesa-gesa
Dijebak waktu yang harus tepat
Mengais sedikit sisa waktu
Mencari sedikit keluangan
Wahai sang penunggu waktu
Masih sabarkah engkau menunggu
Disini saja ku lelah mengejarmu
Mencoba berlari tapi ku terus terkejar
Waktu selalu mencari jalannya
Mencoba menghimpitku dari segala arah
Tertekan diri ini selalu diserang
Aku si pengemis waktu luang
Yang selalu mencoba mencari jalan
Jalan tak kutemukan
Aku temukan cara yang lain
Membeli waktu yang kosong
Membebaskan diri dari ikatan
Waktu tak lagi berarti
NB:
Ditulis sekitar tahun 2015-2016 di kelas 2EB30 ruang J1, terinsipirasi ketika dosen sedang menerangkan materi di papan tulis, maka lahirlah kata-kata tersebut dalam waktu yang singkat.

Komentar
Posting Komentar