Christmas Day, 25th December

            Amplop surat itu berwarna merah dengan pita yang berwarna Hijau, tertulis didepannya "Untuk, Thomas Alexander Agung Portman".
Kubuka amplop tersebut kulihat selembar kertas berwarna Hitam dengan tulisan spidol bewarna keemasan. Lalu aku membaca surat tersebut dalam hati.


"Ketika kamu membaca surat ini, aku yakin di Hamburg sekarang sedang menjelang senja. Kamu pasti bertanya-tanya mengapa aku tahu? Ya jelas aku tahu karena aku sudah menyuruh Audrey untuk memberikannya padamu menjelang senja di sana. Dan saat ini aku yakin kamu sedang membaca suratku sambil duduk didepan perapian (untuk hal ini aku sedang membayangkanmu seperti itu, tapi pasti tak mungkin sama seperti itu).
Surat ucapan selamat natal ini sepertinya terlalu panjang bukan untuk ditulis? Aku seperti bercerita kepadamu tapi kamu kan tahu aku memang seperti ini. Karena, well, aku suka menulis. Terutama ketika aku sedang memandang langit senja. Lihat kan surat ini semakin panjang saja untuk ditulis. Baiklah aku akan menghentikannya sekarang dan aku akan berkata sesuatu padamu, yaitu:
                                                                *****MERRY CHRISTMAS, THOMAS*****
Dimana pun dan kapan pun aku berharap kamu selalu dalam keadaan baik. Dan aku berharap liburanmu akan menyenangkan bersama keluargamu.

                                                                                                                                           Dari langit senja di Berlin,

                                                                                                                                                    Raina Saphira

             Aku tersenyum sendiri ketika membaca surat itu, kata-kata dari Raina didalam surat itu masih terekam dalam otakku. Sepertinya Raina bisa membaca pikiranku dan mengetahui waktu yang akan datang. Lihat saja aku sendiri sekarang sedang berada didepan perapian dan duduk sambil membaca surat dari Raina. Aku tak tahu bagaimana kabar Raina sekarang apa dia masih di Berlin ditempat keluarganya merayakan Natal dirumah ? Atau dia sedang pergi bersama keluarganya ke tempat lain? Atau bertemu pria kenalan saudaranya dan mengajak bermain ice skating bersama? "Tidak. Aku tidak rela." Suara hati kecil Thomas berkata seperti itu. Dia masih bisa membayangkan sifat Raina yang tidak begitu akrab dalam mengenal orang baru, dan Thomas merasa tidak tega meninggalkan Raina diantara sekumpulan orang asing walaupun itu keluarga Raina yang baru dia temui. "Mengapa aku menjadi seperti ini? Mengkawatirkan Raina?" Hati kecil Thomas lagi-lagi berkata.
            Sebelum dia sempat berpikir lagi, Audrey muncul tiba-tiba dipintu ruang kerja dan menyela lamunan Thomas. "Thomas, ayo kita makan malam, makan malam sudah siap." lalu Audrey berkata lagi, "Kau sudah membaca suratnya? Lalu apa katanya?" Audrey menyusul Thomas dan menempati kursi yang ada disampingnya. "Bukan apa-apa hanya ucapan Merry Christmas." Sebelum Audrey mengatakan sesuatu, Thomas menarik lengan Audrey dan berkata, "Ayo kita makan masakan tante Ellen,  aku sudah sangat lapar dari tadi. Kau duluan menyiapkan Wine kesukaanku lalu aku akan menyusul aku harus membereskan buku-buku yang berserakan di meja ini. Sebentar saja. Sudah sana" Audrey yang kaget langsung berdiri dari kursi yang baru dia tempati dan terdorong oleh tangan Thomas yang memegang bahunya dan seperti mengusirnya ke arah pintu keluar kamar kerja.
           Saat Audrey sudah diluar, Thomas merasa jantungnya berdetak kencang. Takut bila Audrey membaca surat itu dan Audrey akan mengucapkan pernyataan-pernyataan tentang hubungan antara dirinya dan Raina. Dan Thomas belum siap. Thomas masih meragukan perasaan yang muncul didalam hatinya, yang selalu membuat dirinya merasa hangat saat nama Raina disebut. Dan dia belum mengerti perasaan apa ini. Thomas menghampiri jendela kamar kerja, embun dari dinginnya salju diluar menempel di kaca jendela dan Thomas menghapus embun itu. Lalu melihat langit senja dan teringat akan sosok yang selama ini mampu membuat degup jantungnya berdetak lebih cepat.

Komentar

Postingan Populer